Peristiwa

TROPIS Indonesia Sosialisasikan Program Patra Daya di Ringintunggal

JIMBojonegoro.net – Pemerintah desa (Pemdes) sekitar lapangan Banyuurip, Blok Cepu, penerima Program Aksi Kemitraan Untuk Pemberdayaan Masyarakat (Patra Daya) melakukan musyawarah desa (Musdes) pembentukan tim pelaksana (timlak) sekaligus sosialisasi perogram kegiatan Pembangunan Infrastruktur Publik Berbasis Masyarakat (PIPBM).

Seperti sosialisasi program pembangunan infrastruktur yang di fasilitasi oleh LSM TROPIS Indonesia dan didukung oleh operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) yang diselenggarakan di Balai Desa Ringintunggal, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (03/08/2017).

“Sosialisasi ini dilakukan memberikan informasi yang benar tentang program kepada warga. Agar semuanya bisa berjalan selaras semuanya,” kata ketua LSM TROPIS Indonesia, Muhammad Musyadad, kepada suarabanyuurip.com.

Dalam pelaksanaannya tak akan lepas dari pemberdayaan masyarakat, dengan memaksimalkan keterlibatan masyarakat dan dampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat tanpa meninggalkan kearifal lokal.
Kebutuhan infrastruktur publik setiap desa berbeda-beda. Sehingga pendekatan yang digunakan dalam program ini lebih berdasarkan pada azas kebutuhan warga.

Ada dua desa yang akan menjadi sasaran dalam program ini yaitu Desa Ringintunggal dan Desa Begadon, Kecamatan Gayam. Masing-masing mempunyai kebutuhan infrastruktur yang berbeda. Sosialisasi program dilaksanakan sekali selama program berjalan dengan mempertimbangkan kesiapan pemdes penerima program dan jumlah kehadiran peserta sosialisasi serta semangat menjaga kearifan lokal.

“Dalam sosialisasi ini juga akan dibentuk Timlak kegiatan dari warga setempat yang nanti bertanggungjawab melaksanakan tahapan kegiatan pembangunan infrastruktur di desa dan bertanggungjawab merawat infrastruktur yang telah jadi agar terus terjaga keberadaanya,” ungkapnya.

“Terima kasih kepada EMCL dan pendamping program TROPIS Indonesia. Semoga dengan adanya program ini desa kami kedepan semakin bertambah bagus,” sambung Kepala Desa Ringintunggal, Pandil.

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh 25 peserta terdiri dari kepala desa dan perangkat, Sekolah penerima program, tokoh masyarakat, TROPIS Indonesia dan perwakilan dari EMCL. (JIM)