Event Inspiratif

Launching Gayam Naik Sepeda (Ganas) dan Wisata Migas Blok Cepu

JIMBojonegoro.net – Sebanyak 500 an pesepeda dari sejumlah kecamatan di Bojonegoro, Jawa Timur, memeriahkan launching Gayam Naik Sepeda (Ganas), Minggu (14/5/2017). Selain me-launching Ganas, kegiatan ini juga sekaligus me-launching wisata migas modern Lapangan Banyuurip, Blok Cepu.

Ratusan peserta ini berasal dari Kecamatan Kalitidu, Ngasem, Gayam, Bubulan, Tambakrejo, Padangan, Purwosari, dan Malo. Selain itu kegiatan bertajuk Go Wes Ganas Adventure ini juga diikuti peserta dari Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Kegiatan mengambil start dan finish Balai Desa (Baldes) Gayam, Kecamatan Gayam. Para peserta bersepeda menyusuri desa-desa yang mengelilingi Lapangan Minyak Banyuurip, dengan jarak tempuh 20 kilo meter (KM).

Rute yang ditempuh yakni Balades Gayam – Dusun Kaliglonggong- Dusun Dambung –Desa Mojodelik, Bonorejo, Brabowan, Begadon, Katur – kembali finish. Total hadiah yang disedikan sebesar Rp30 juta dengan hadiah utama dua speda gunung, satu buah tv, dua kompor gas, tiga buah kipas angin dan hadiah hiburan.

Kegiatan kali pertama ini mendapat dukungan dari Pemerintah Desa (Pemdes) Gayam, Operator Migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Jaringan Informasi Masyarakat (JIM) Bojonegoro bentukan Lembaga Swada Masyarakat Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyuurip Bangkit (LIMA 2B), LSM Tropis Indonesia, dan sejumlah kontraktor lokal sekitar Lapangan Banyuurip.

Ketua Ganas, Edi Hartono menjelaskan, Ganas terbentuk dari inisiasi kelompok pesepeda Gayam yang ingin membangun jiwa muda dan silaturahmi dengan pesepeda-pesepeda yang ada di dalam maupun luar Bojonegoro.

“Kami harapkan melalui kegiatan ini juga dapat melestarikan dan membangun kembali budaya sopan santun kepada generasi muda. Unggah-ungguh zaman dulu jangan sampai mati,” tegas Edi kepada suarabanyuurip.com di sela-sela kegiatan.

Melihat antusias peserta begitu tinggi, Go Wes Ganas Adventure ini akan dijadikan kegiatan tahunan di Desa Gayam.

“Kedepan kita akan gabungkan dengan Festival Banyuurip dengan peserta lebih banyak dan luas lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, bagi masyarakat Bojonegoro sekarang ini dapat menikmati wisata migas modern Lapangan Banyuurip. Di tempat ini, pengunjung akan diajak keliling desa untuk melihat fasilitas pemrosesan minyak mentah yang diolah dengan peralatan canggih dan gemerlap lampu dengan menaiki kereta mini.

Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati kuliner khas Gayam, serta akan diajak singgah ke sejumlah program pengembangan masyarakat yang digulirkan EMCL kepada masyarakat sekitar Lapangan Banyuurip untuk belajar dan menambah wawasan.

“Untuk wisata migas ini kita akan menggandeng karang taruna dan PKK Gayam,” kata Mugito Citrapati, inisiator Wisata Migas Blok Cepu.

Kepala Desa Gayam, Winto mengapresiasi terbentuknya Ganas dan wisata migas di wilayahnya. Menurutnya, hal itu akan lebih mengenalkan Desa Gayam kepada masyarakat luas, bukan hanya Bojonegoro, tapi luar daerah.

“Saya harapkan kedepan baik Ganas maupun wisata migas ini terus dikembangkan agar bisa mengangkat potensi-potensi yang ada di desa Gayam,” sambung Winto.

Dengan begitu, lanjut Winto, dapat membuka peluang usaha dan kerja bagi warga Gayam. “Sehingga bisa meningkatkan perekonomian warga,” ucap Winto. (JIM)