Inspiratif

Kartar Sudu Bangkit Kedatangan Tim Juri Provinsi Jawa Timur

Tim juri Jatim, Kades Trikasih, Ketua FPKT Bojonegoro, Donny Bayu Setiawan, Kartar Sudu Bangkit sedang foto bersama

JIMBojonegoro.net – Karang Taruna Sudu Bangkit, Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, kedatangan tim juri seleksi pemilihan Kartar terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur.

Rombongan tim juri disambut oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Sudu dan pengurus Kartar Sudu di Balai Desa setempat, Rabu (17/5/2017).

Ketua Karang Taruna (Kartar) Sudu Bangkit, Syaiful Huda, menjelaskan, kedatangan tim juri merupakan bagian dari upaya pembinaan Kartar dan sekaligus melakukan penilaian.

“Kunjungan juri ini ingin mengetahui langsung kegiatan Kartar di Sudu dengan terjun ke lapangan,” kata Huda, kepada suarabanyuurip.com.

Dia menjelaskan, survei penilaian lapangan dari tim juri provinsi juga bagian dari tindak lanjut lomba dan seleksi pilar sosial melalui karang taruna terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur.

”Bahkan kita juga mendapat pembinaan,” lanjut dia.

Dalam kesempatan itu, tim juri juga melakukan penilaian objektif terkait persepsi masyarakat terhadap Kartar Sudu Bangkit.

Hadir diacara kunjungan tim juri tersebut Kepala Desa (Kades) Sudu, Trikasih, sejumlah perwakilan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro, Ketua Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Kabupaten Bojonegoro, Donny Bayu Setiawan yang turut serta mendampingi.

Sebelumnya diberitakan, Kartar Sudu Bangkit dari Desa Sudu mendapat penghormatan mewakili Kabupaten Bojonegoro dalam ajang Lomba dan seleksi pilar sosial pemilihan Kartar terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur.

Dipilihnya Kartar Sudu Bangkit dari desa sekitar lapangan migas Banyuurip, Blok Cepu tersebut tidak lepas dari prestasi yang pernah dicapai. Kartar Sudu berhasil menyabet juara 1 sebagai Kartar produktif tingkat kabupaten ditahun 2015 lalu.

Dalam ajang ini, terdapat beberapa bidang yang akan dilombakan. Diantaranya Usaha Kesejahteraan Sosial (UKS), Usaha Ekonomi Produktif (UEP), administrasi, rekreasi, olahraga, kesenian, budaya dan kerjasama yang dilakukan kartar dengan pihak lain. Terutama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). (JIM).