Artikel Pendidikan

Beban yang Harus Ditanggung untuk Biaya Sekolah Kedokteran

JIMBojonegoro.net – Setiap anak sejak kecil pasti memiliki cita-cita yang diidam-idamkannya. Akan tetapi, kebanyakan anak pasti akan mengubah cita-citanya ketika sudah beranjak remaja dan akan berubah total saat sudah menjadi mahasiswa. Tapi ada juga anak yang dari kecil hingga dewasa cita-citanya tidak berubah, misalnya saja untuk menjadi dokter. Fakultas kedokteran mungkin menjadi fakultas paling ekstrem dengan biaya sekolah kedokteran yang cukup tinggi. Akan tetapi ada yang bilang juga jika sekolah kedokteran adalah jalan menuju kesuksesan. Karena masa depannya jelas sudah menjadi dokter ketika berhasil melalui beberapa ujian untuk bisa menjadi dokter. Jadi, siapkah Anda untuk bisa bersekolah di fakultas yang membuat Anda pusing ini?

Sebagian besar anak yang berminat untuk bersekolah di keokteran adalah karena mungkin salah satu dari kedua orang tuanya adalah dokter, atau bahkan keduanya. Atau bisa jadi memang keluarganya dari kakeknya adalah seorang dokter dan memiliki klinik atau rumah sakit, sehingga Anda dituntut untuk menjadi dokter pula. Dan untuk anak sebagian lainnya, menjadi dokter adalah keinginan tersendiri yang berdasar pada dorongan yang ada di dalam dirinya, sehingga bertekad untuk menjadi dokter meski kedua orang tuanya atau bahkan keluarga besarnya tidak ada yang menjadi dokter. Untuk orang yang mampu, biaya sekolah kedokteran mungkin akan mudah bila tercapai, tapi jika anak dari kalangan yang kurang mampu, justru akan sulit.

Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Sekolah Kedokteran

Bagi Anda yang mungkin bukan dari kalangan keluarga yang mampu dan sulit mencari biaya sekolah kedokteran, janganlah khawatir. Karena pemerintah memang memberikan beasiswa untuk siapa saja yang berminat masuk ke bidang kedokteran dengan syarat harus menjadi anak yang berprestasi. Sebelumnya, bagi Anda yang akan masuk kuliah di kedokteran, selain mempermasalahkan adanya biaya, Anda juga harus memperhatikan hal-hal berikut ini :

  1. Anda sebelum diterima di suatu universitas untuk masuk ke fakultas kedokteran harus bersaing dengan calon mahasiswa dari ribuan orang yang ada di Indonesia. Jika Anda berkuliah di luar Negeri bahkan bersaing dengan ribuan orang yang ada di seluruh dunia.
  2. Bagi Anda yang sudah masuk ke fakultas kedokteran di salah satu universitas, Anda mendapat keberuntungan yang luar biasa! Karena bisa menjadi salah satu dari ribuan orang yang mendaftar. Tapi setelah itu, masa-masa kuliah Anda tidak akan semenangkan yang ada di FTV Indonesia. Karena Anda harus sering-sering membuat laporan pratikum, membaca buku-buku tebal dan menghafal bahasa ilmiah yang sangat sulit untuk dimengerti.
  3. Biasanya, untuk fakulotas kedokteran sistem kuliahnya menggunakan program based learning yang setiap pertemuan jumlah mahasiswanya terbatasi. Ini adalah sistem kuliah diskusi bersama dengan tentor Anda. Jika Anda malas belajar, siap-siap untuk ketinggalan dalam program diskusi ini.
  4. Banyak sekali ujian-ujian yang akan memutar otakmu berkali-kali lipat dibandingkan di fakultas lainnya. Anda juga harus melalui beberapa tahapan kelulusan untuk bisa menyandang seorang dokter prrofesional.

Bagi Anda yang mungkin sangat berminat untuk menjadi dokter namun tidak terlalu berprestasi dan uang untuk mendaftar kurang, tidak ada salahnya untuk kredit tanpa agunan agar meminjam uang tidak perlu repot-repot. Diskusikanlah bersama kedua orang tua untuk menemui kesepakatan. Atau bisa juga Anda mendapatkan uang dari pinjaman online pribadi yang dipastikan akan cair dengan cepat. Sehingga Anda yang sedang sang membutuhkannya bisa langsung menerima uang.